Wednesday, 7 March 2018

Praveen/Melati Waspadai Peraih Perak Olimpiade






Anthony dan Jonatan Lewati Rintangan Pertama

INILAHCOM, Mulheim - Dua tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie melewati rintangan pertama Jerman Terbuka 2018.Bertanding di Innogy Sporthalle, Rabu (7/3/2018), Anthony melaju ke babak kedua lawannya, Kim Bruun (Denmark) mundur di gim kedua. Di gim pertama, Anthony kalah 14-21 dan sedang tertinggal 1-2 di gim kedua.Di babak kedua, Anthony akan menantang wakil asal China, Huang Yuxiang yang sebelumnya menyingkirkan wakil Taiwan, Kan Chao Yu, 21-17 dan 22-20."Lawan sudah mempersiapkan diri untuk pertandingan ini. Permainan lawan cukup baik, susah dimatikan dan unggul di bola-bola belakang," ujar Anthony, dalam rilis yang diterima INILAHCOM. "Saya sudah coba untuk mengubah pola main dengan reli, namun pertahanan lawan cukup bagus. Sedangkan saya masih kurang adaptasinya," tambahnya.Di pertandingan lain, Jonatan juga melangkah ke babak kedua setelah menundukkan wakil Prancis, Lucas Corvee, 21-13 dan 21-18. Selanjutnya, Jonatan akan menantang wakil Spanyol, Pablo Abian.Kemenangan juga diraih ganda putra Angga Pratama/Rian Agung Saputro. Angga/Rian melaju ke babak kedua setelah menaklukkan pasangan Korea Selatan, Chung Eui Seok/Kim Dukyoung, 21-10, 18-21, dan 21-10.Di babak kedua, Angga/Rian akan menantang unggulan keempat asal Taiwan, Lee Jhe-Huei/Lee Yang.

Praveen/Melati Waspadai Peraih Perak Olimpiade

INILAHCOM, Mulheim - Ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti tetap mewaspadai pasangan peraih medali perak Olimpiade 2016, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, meski memang di pertemuan terakhir.Pertemuan pertama kedua pasangan terjadi di babak pertama India Terbuka 2018. Saat itu Praveen/Melati menang dengan skor 12-21, 21-15, 21-15.Chan/Goh baru saja berpasangan kembali setelah Goh pulih pasca cedera yang membuatnya harus istirahat panjang. Namun penampilan pasangan ini cukup baik, mereka berhasil memenangkan gelar juara di Thailand Masters 2018."Pertandingan akan ramai. Kemenangan di India Open cuma bisa jadi patokan permainan saja, ada gambaran lah. Tetapi besok tetap saja kami anggap 0-0 lagi, mulai dari nol lagi," ujar Praveen, dikutip dari Badmintonindonesia.org. "Pasangan Chan/Goh punya banyak pengalaman, mereka juga ulet. Servisnya Goh bagus, terutama untuk mengarahkan bola," tambahnya."Kami sudah tahu permainan lawan, tetapi harus siap, siapa tahu permainan mereka berubah lagi. Harus lebih fokus dan siap dengan segala perubahan diterapkan lawan," timpal Melati.Praveen/Melati melaju ke babak utama setelah mengalahkan pasangan Denmark, Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen, dengan skor 21-14 dan 21-11 di babak kualifikasi.

Praveen/Melati Lolos ke Babak Utama Jerman Terbuka

INILAHCOM, Mulheim - Pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, meraih satu tiket babak utama turnamen Jerman Terbuka BWF World Tour Super 300 setelah mengalahkan wakil Denmark, Kristoffer Knudsen/Isabella Nielsen, dengan skor 21-14, 21-11.Dalam pertandingan kualifikasi yang berlangsung, Selasa (6/3/2018) siang WIB, Praveen/Melati tak terlalu banyak menemukan kesulitan di pertandingan pertama mereka di turnamen berhadiah total 150 ribu Dollar AS ini.Meskipun lawan memiliki peringkat 65 dunia, lebih baik dibanding Praveen/Melati yang kini duduk di rangking 72 dunia, namun secara kualitas individu dan pengalaman ganda campuran Indonesia masih lebih unggul.Di game pertama, Praveen/Melati masih mencari pola permainan yang paling sesuai untuk menghadapi Knudsen/Nielsen. Namun setelah interval game pertama, Praveen/Melati sudah mulai menemukan cara yang jitu untuk segera menyelesaikan perlawanan musuhnya. Aturan batasan tinggi servis 115 cm dari permukaan lapangan juga mulai diuji coba di turnamen ini. Servis Praveen tercatat satu kali disalahkan oleh hakim servis karena terlalu tinggi, sedangkan Melati tiga kali. "Hari ini lawan kami masih di bawah kami, jadi secara permainan kami lebih unggul. Di pertandingan tadi, kami lebih banyak coba-coba pukulan dan servis," ujar Praveen kepada Badmintonindonesia.org."Servis saya tiga kali di-fault sama hakim servis. Di game pertama dua kali, di game kedua sekali. Dibilangnya terlalu tinggi. Saya mencoba kalau di-fault jangan sampai kepikiran dan keganggu permainannya," ujar Melati."Hari ini kami ambil pengalaman soal aturan servis ini, semoga besok kami bisa lebih menyesuaikan diri dengan aturan ini. Sudah beberapa kali latihan servis di pelatnas dengan alat pengukur tinggi servis, jadi kurang lebih tahu batasannya bagaimana," pungkas Melati.Di babak utama, Praveen/Melati akan bertemu dengan Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia). Pertandingan kedua pasangan akan berlangsung besok, Rabu (7/3) besok.Sementara itu, sore ini pasangan Hafiz Faisal/Gloria Emanuelle Widjaja akan bertanding di babak utama, berhadapan dengan Wang Chi-Lin/Lee Chia Hsin dari Taiwan.

No comments:

Post a Comment